Wednesday, October 31, 2012

Mother of Husnudzon

Just found this inspiring post on my senior's Tumblr. Enjoy reading, peeps.

Suatu hari, istri Thalhah bin Abdurrahman bin Auf berkata, “Aku tidak melihat kaum yang keterlaluan melebihi kawan-kawanmu. Mereka dekat denganmu saat kamu berkecukupan, tetapi kemudian meninggalkanmu saat kamu dalam kesusahan.”
Kemudian shahabat Thalhah menjawab pernyataan istrinya dengan jawaban yang sangat bijak dan menyentuh nurani.
“Wahai istriku, sikap mereka itu justru menunjukkan kebaikan mereka. Mereka mendatangiku saat aku kuat dan mampu membantu mereka jika mereka membutuhkan. Namun kemudian mereka tidak mendatangiku saat aku lemah dan tidak mampu membantu karena semata-mata mereka tak ingin membebaniku.”
(Adabud Dunya wad Dien/Imam Al-Mawardi)
p.s. Sanggupkah hati kita berhusnudzon sampai sejauh itu? Semoga hati kita dimampukan. :)
(Source: arrisalah.net via moslemmuda.tumblr.com)

Have you ever thought that far?



Cheers,
Aghnia